[K-Drama] Flower Boy Next Door (2013)

Go Dok Mi adalah seorang gadis yang tidak pernah berani menginjakkan kakinya di dunia luar. Satu-satunya tempat yang menurutnya aman dan nyaman adalah apartemennya sendiri.

[K-Drama] That Winter, The Wind Blows (2013)

Oh Young (Song Hye Kyo) adalah seorang gadis buta yang hidup penuh dengan harta kekayaan namun merasa kesepian. Tidak ada seorang pun yang dapat ia percayai, terutama ibu tirinya.

Foto-Foto Park Yoochun (Micky Yoochun)

Berikut Ini adalah Koleksi Foto-Foto dari Bintang Ternama Korea "Park Yoochun (Micky Yoochun)".

[K-Drama] Cheongdamdong Alice (2012)

Han Se Kyung adalah seorang designer yang berbakat namun ia terbentur latar belakang pendidikan. Karena ia hanya berkuliah di dalam negeri, banyak perusahan-perusahaan terkemuka yang menolaknya.

[K-Drama] 7th Grade Civil Servant (2013)

A romantic comedy about a spy couple who hides their true identity from each other and at the same time illustrates about the love, friendship and internal department conflicts.

Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 April 2013

Puisi: Cinta


Kehidupan itu seperti sekumpulan uap
Yang datang kemudian pergi ketika angin berhembus
Kekayaan itu seperti debu
Yang beribu jumlahnya namun dalam sekejap dapat hilang
Tawa itu seperti musik
Yang terdengar indah namun kebosanan membuatnya dilupakan
Pengalaman itu seperti dedaunan
Hijau dan segar pada musimnya, namun dapat layu dan gugur seiring waktu
Segala hal itu musnah dan hilang entah kemana
Bahkan apa yang membuat kita bahagia... kadang membuat kita terluka
Namun ada sesuatu yang tidak dapat hilang
Yaitu cinta...
Cinta itu seperti aliran air sungai
Yang terus mengalir tidak peduli apa yang menghalanginya
Cinta itu seperti bunga
Yang mekar, menjadi indah, lalu member maknaa
Cinta itu seperti nafas
Yang hanya bisa berhenti ketika maut datang
Dan cinta itu adalah anugrah
Yang selalu ada di dalam hidup kita...

Senin, 11 Februari 2013

Puisi: Masa Remaja

Karya : Ivanalia Soli Deo

Masa itu tidak akan pernah dilupakan
Suatu masa penuh cerita
Ada kebebasan
Ada kebahagiaan
Ada cinta
Ada persahabatan
Ada keluarga
Jika waktuku berhenti disini
Betapa diriku tidak seperti hidup
Masa ini ingin sekali tidak kulepaskan
Ingin sekali terus kulalui
Ingin selalu kurasakan
Tolong aku merasakan masa-masa ini
Karena semua hanya sekali

Puisi: Cintaku Bukan Cinta yang Bohong


Karya : Ivanalia Soli Deo

Saat melihatmu bahagia dengannya
Ada apa ini?
Mengapa aku jadi begini?
aku akan mempertahankanmu
Seperti dirimu yang mempertahankan dirinya
Kau begitu bahagia dengannya
Tak pernah kulihat kau sedih karenannya
Tapi, kau begitu bodoh
Buta bahwa kau sedang dipermainkan
Kenapa dia begitu jahat
Kenapa cintanya begitu dangkal
Aku takkan begitu...
Membuatmu bisa tersenyum
Walaupun bersama oranglain
Hati ini tak akan apa-apa
Karena kau harus tahu
Cintaku ini bukan cinta yang bohong
Bukan cinta yang harus memiliki dirimu

Puisi: Takkan Kumulai


Karya : Ivanalia Soli Deo

Aku serba salah
Melihat kau penuh luka
Semua orang berkata
Aku mencampakkanmu
Kau sendiri berkata
Aku meninggalkanmu
Semuanya menjadi salah
Tapi yang satu ini pasti benar
Aku tak akan memulainya
Tak akan melanjutkannya
Bila aku tak dapat mengakhirinya
Aku tak akan memulai hidup denganmu
Bila aku tak dapat mengakhirinya
Terluka semakin lama
Lebih baik sekarang
Dan takkan kumulai
Takkan denganmu

Puisi: Sepi Sendiri


Karya : Ivanalia Soli Deo

Malam ini bukan yang pertama
Malam pertama bintang tak bersinar, bukan
Hanya saja disini begitu sepi
Tik.. tok..
Hanya itu yang kudengar
Terkadang berpikir
Kenapa harus sendiri?
Siapa yang menjawab
Disini aku sendiri
Hidup ini bukan yang terakhir
Masih ada hidup yang lain
Hanya saja akan tetap ada sepi sendiri
Sepi sendiri seperti detik ini
Tik... tok..
Hanya itu yang kudengar

Puisi: Aku Tak Tahu


Karya : Ivanalia Soli Deo

Dunia ini bukanlah panggung boneka
Bukan juga film layar lebar
Yang disusun satu persatu
Dunia ini berjalan sendiri
Siapa yang tahu?
Aku pun tidak tahu
Ingin tahu bagaimana akhirnya
Siapa yang beritahu?
Dunia ini bukan sebuah cerita
Yang selalu berakhir bahagia
Bukan juga
Dialog percakapan yang selalu penuh makna
Dunia ini berjalan sendiri
Aku tak tahu

Puisi: Sahabat


Karya : Ivanalia Soli Deo

Kisah ini kutuliskan
Karena ada takut dalam hati ini
Bertanya...
Apakah kau akan tetap bersamaku?
Jangan menangis kawan
Dunia ini belum berhenti berputar
Jangan takut sobat
Esok matahari akan tetap terbit
Apapun yang terjadi, sahabat
Diriku akan selalu ada untukmu

Puisi: Kenapa Baru Sekarang?


Karya : Ivanalia Soli Deo

Hidup ini penuh dengan tanda tanya
Tak pernah berakhir sempurna
Saat kau disini
Aku merasa biasa saja
Benar kata pepatah
Tau cinta kalau sudah menghilang
Kini aku sadar
Kenapa baru sekarang?
Kenapa setelah ada jurang?

Puisi: Aku yang Lain


Karya : Ivanalia Soli Deo

Aku yang dicermin
Adalah aku yang lain
Sisi hidupku yang berbalik
Berputar cukup banyak
Aku ingin menemukan hidupku
Hidupku di cermin
Tapi aku sadar
Itu aku yang lain
Aku bahkan tak akan pernah mengerti
Memahami pun tidak
Kapan aku menemukan sisi hidupku?
Sisi yang sebenarnya?
Yang aku tahu
Aku yang dicermin
Itu aku yang lain
Aku tak akan pernah paham

Puisi: Air Matamu


Karya : Ivanalia Soli Deo

Saat kulihat air mata itu
Maka aku mengerti
Hidup ini sangat menderita, bukan?
Menangis bukan tidak boleh, sobat
Karena aku paham
Dunia ini sangat kejam, bukan?
Walau tidak bisa mendapatkannya
Tak perlulah kau menangis
Hidup ini takkan berhenti
Aku mengerti, sobat
Hidup ini sangat menderita, sangat kejam
Menangis bukan tidak boleh
Tapi tidaklah perlu
Sebab hidup ini takkan berhenti
Takkan berhenti sampai disini
Walau tak bisa mendapatkannya
Jangan menangis, sobat

Puisi: Cinta Terpendam


Karya : Ivanalia Soli Deo

Haruskah kau tau isi hatiku
Haruskah kau mengerti senyum dibibirku
Ku tak mau membuatmu menjauh
Aku juga tak mau melukai hatiku
Biarkan saja aku beharap
Dan berharap
Cintaku ini berakhir indah
Biarkan saja ku pendam cinta ini
Dan berharap
Entah kapan
Kau mengetahuinya

Puisi: Mencari


Karya : Ivanalia Soli Deo

Ujung pena tak lagi tergores
Bosan, selimut abadi saat ini
Selama aku belum memulai
Selama itu pula ujung pena tak lagi tergores
Aku ingin punya hal baru
Hitam diatas putih
Keduanya memandang sekitar
Mencari kerlip inspirasi
Selama aku mencari
Bosan, selimut abadi saat ini

Puisi: Masa Cinta


Karya : Ivanalia Soli Deo

Jika masa penciptaan adalah
Terang...
Cakrawala...
Penerangan...
Coklat tua dan putih biru...
Hewan dan tumbuhan..
Mereka yang berlari dan terbang..
Serta Adam dan Hawa..
Jika masa manusia adalah
Lahir..
Muda...
Tua..
Sakit...
Lalu, mati..
Bagaimana dengan cinta?
Masa cinta adalah
Datang...
Menetap..
Bertahan..
Akhirnya, berpisah...

Sabtu, 30 Juni 2012

Puisi: Segenggam Puisi

Untuk guru-guru


Karya : Ivanalia Soli Deo

Saat memori ini mengingat
Sesuatu tentang pengorbananmu
Tangan ini bergerak tuk bicara
Tinta hitam ini kugoreskan
Senada isyarat hati mengata
Kami ingin kau tahu
Ini segenggam serpihan puisi dari kami
Bercampur sedikit asa dan harapan
Dan bintang terang dilangit
Tak lebih dari sekedar
Hargai ilmumu...

Puisi: Patung

Karya : Ivanalia Soli Deo

Manusia berdiam dalam sepi
Senyum tak kala mulai bosan
Hancur makna seiring waktu
Tak diperdulikan dalam dingin
Tetap diam tanpa hasrat
Di atas tempat yang tak layak
Ini manusia
Manusia berdiam dalam sepi

Puisi: Puisi

Karya : Ivanalia Soli Deo

Sejenak aku berpikir
Memutar beribu kata dalam otakku
Membuat sesuatu yang baru
Sesuatu yang baru dalam hidup ini
Bagai jarum berselimut jerami
Inspirasi itu tak kunjung kutemui
Kata-kata indah sulit kukatakan
Sulit kujelaskan
Aku ingin menulis puisi
Aku ingin karyaku abadi
Seiring nada kian mensyahdu

Puisi: Selamat Tinggal

Karya : Chairil Anwar

Aku berkaca
Ini muka penuh luka
Siapa punya?
Kudengar seru menderu
Dalam hatiku
Apa hanya angin lalu?
Lagu lain pula
Menggelepar tengah malam buta
Ah...
Segala menebal, segala mengental
Segala tak kukenal
Selamat tinggal

Puisi: Itu Berarti

Karya : Ivanalia Soli Deo

Baru aku sadari
Betapa detik-detik dalam hidup sangat berarti
Setiap detiknya membawa arti
Tapi apa dayaku manusia
Jika waktuku memang harus berhenti
Apa kau tahu?
Masih banyak yang ingin kucapai
Aku belum mau
Belum mau menghentikan waktu
Karna itu sangat berarti bagiku

Puisi: Doa

Karya : Chairil Anwar

Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut namaMu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
CayaMu panas suci
Tinggal kerdip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negri asing
Tuhanku
Di pintuMu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling

Jumat, 29 Juni 2012

Puisi: Lebih Baik

Karya : Ivanalia Soli Deo

Kularang sang surya datang
Biar saja malam terus disini
Aku merasa lebih baik
Daripada sang surya datang
Membawa sejuta cerita menyakitkan
Kuundang para bisu datang
Biar sepi terus meraja
Aku merasa lebih baik
Daripada para manusia sempurna datang
Membuat kata menyakitkan
Dalam keramaian