Kamis, 18 April 2013

Renungan : Berbohong



Bacan    : Mazmur 5
Nas         : Mazmur 5:7
“Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu.”

Berbohong adalah salah satu dosa yang acap kali dilakukan oleh orang-orang di dunia ini. Menurut beberapa orang, berbohong hanyalah dosa kecil, dan dosa yang paling mudah dilakukan.
Ketika ujian tengah berlangsung, Robi meminta jawaban kepada temannya Anton. Anton melirik kertas ujiannya yang sudah penuh terisi. Dia berfikir akan memberikan jawabannya atau tidak. Lalu, beberapa saat kemudian Anton menjawab “Maaf Rob, aku nggak tahu jawabannya.”
Mungkin Anton berhasil menyingkirkan dosa ketika Robi meminta contekan darinya, tapi justru Anton menciptakan dosa baru dengan berkata bahwa dia tidak mengetahui jawabannya.
Tuhan tidak pernah suka melihat hal tersebut. Berbohong tetaplah berbohong, apa pun alasannya. Seharusnya kita mampu menjaga lidah kita, karena tiap kata yang kita ucapkan akan kita pertanggungjawabkan nantinya.
Jika kita tidak bisa katakan tidak bisa. Jika kita tidak ingin memberikan contekkan, katakan tidak ingin. Jika kita ingin pergi ke suatu tempat katakan bahwa kita memang pergi ke tempat itu. Jangan sekali-kali mencoba berbohong!
Tuhan akan membinasakan setiap orang yang hidupnya penuh dengan kebohongan. Sekalipun kita bisa membohongi orang lain, tapi kita tidak bisa membohongi Tuhan, karena Dia mengetahui kedalaman hati kita. Mulailah hidup benar dengan menjaga perkataan kita. Biarlah tiap-tiap kata yang kita ucapkan tidak penuh dengan kebohongan.

Doa  : Tuhan, ampuni kami apabila selama ini kami hidup dalam kebohongan. Ajar kami untuk selalu berkat-kata jujur kepada siapa saja. Amin...

0 comments:

Posting Komentar